Sabtu, 05 Februari 2011
Awesome Things #290: Right Place, You Want. Right Men, Not Found
Just a little things that i wanna meet. Halley, yuppy, weezy fits, not hades. Kratos the legend from god of war, i will meet another side from me (23 part). Metal equipments and few hemoglobin out of my aorta. I will meet you on the other line, i hope you love me again. Till the day to the night, can i get your kiss tonight? just a little kiss on the cheek. Moony, prongs, and 2 others animagus. Please, tell me.. why i can't let you go?
AWESOME!
Jumat, 04 Februari 2011
Hello, Future Girlfriend
Earlier I was taking mental inventory. On everyone, everything, all of the past events for the last few months and stuff. It made me think. Why do I want what I want? Do I want what I want? Should I take a step forward? or should I really be worried about if I need to be taking a step backwards?
I feel like I am just stuck in neutral. I know what I want to do and also what I should or could do. I'm not sure which I need to be doing though. Which one will be more beneficial. Will they be equally beneficial? or will neither path pay off? What are my motives? I would really like to answer these questions. However, I'm not sure that I can. This is a very interesting part of my life and I am eager to see how it will play out.
Until then, I think that in order to be able to answer these questions, I will need to regroup, reorganize, and re-prioritize. I have been a little bit irresponsible lately and I would really like to put more effort into important things, like putting things in priorities. I should slow down and think about everything. I should slow down and enjoy simple things. I should probably also slow down and think about what I say, what I do, and how I spend my time. From now on, I am going to try to make a conscious effort to focus more on what is important and less on what is not.
If you read all of that, then kudos to you.
I feel like I am just stuck in neutral. I know what I want to do and also what I should or could do. I'm not sure which I need to be doing though. Which one will be more beneficial. Will they be equally beneficial? or will neither path pay off? What are my motives? I would really like to answer these questions. However, I'm not sure that I can. This is a very interesting part of my life and I am eager to see how it will play out.
Until then, I think that in order to be able to answer these questions, I will need to regroup, reorganize, and re-prioritize. I have been a little bit irresponsible lately and I would really like to put more effort into important things, like putting things in priorities. I should slow down and think about everything. I should slow down and enjoy simple things. I should probably also slow down and think about what I say, what I do, and how I spend my time. From now on, I am going to try to make a conscious effort to focus more on what is important and less on what is not.
If you read all of that, then kudos to you.
This is me, the right guy. a doofus. :)
Kamis, 03 Februari 2011
The Art Of Junior High School Break Up
Pertama, sebelum gue mulai posting blog hari ini. gue sbgai author dari fic2 touhou dan HM minta maaf karena keterlambatan (yg bner lama) update. cause males share, ada di flashdisk. jadi, kalo mau ngeshare kelupaan mulu. maaf, bner deh.
Dan, setiap orang pun mengelak jika ia ditanya, "Kenapa sih lo suka sama dia?" atau, "Baru juga pacaran udah putus" dan yg paling parah, "Kita gak punya pilihan buat nerusin ini lagi, aku udah banyak nyakitin perasaan kamu. maaf ya"
Then, mereka gak akan pernah bisa lari dari masalah. apapun itu, gue ngerasa mereka terlalu berlebihan dalam berhubungan. apalagi kalo masih pacaran. contohnya, temen gue yg nangis ngerengek minta advice karena di cuekin pacarnya, hampir diputusin lah. gak sadar apa dikit lagi udah ada challenge besar menanti?
Resiko nya, lo gak bakal bisa nelen sinar gamma beku ditambah ozon tipis diserang clouroflourocarbon. dan hasil akhirnya pasti gak bakalan bagus, remaja zaman skrg (termasuk gue tentunya) membuat sesuatu yg fiksi menjadi hal yg gak bner2 faktual.
Efek super-lebay komik, dulu ada cewek yg bilang ke gue itu. sadar akan sesuatu bahwa orang itu gak pernah bisa nerima 'love feeling' di hatinya. sebab gue ngelupain dia, percuma juga. persepsi orang berbeda2, kalo dia gak mau nerima kedatangan gue. mau digimanain lagi coba?
Sophomore, gue berharap bisa nyelesainnya cuma dalam 3 tahun. harus hebat bikin skripsi tentunya.
Eh, ya. buat semua cewek yg dulu pernah nyakitin perasaan gue, boleh gak gue bacain satu larik puisi yg udah lama ada di Def gue? so, here it goes;
One day I will find you, even when you're not around
Don't say, "We wont last any longer"
Or, "You will find someone better"
It's you and I'm waiting for
So I'll wait for you
Take notes that we'll still have each other
We'll drive away!
With hopes of starting over
I'll send you post card when I get there
Anywhere
Anywhere
Far from you!
I can't let you go if you keep holding my hand~
Dan, setiap orang pun mengelak jika ia ditanya, "Kenapa sih lo suka sama dia?" atau, "Baru juga pacaran udah putus" dan yg paling parah, "Kita gak punya pilihan buat nerusin ini lagi, aku udah banyak nyakitin perasaan kamu. maaf ya"
Then, mereka gak akan pernah bisa lari dari masalah. apapun itu, gue ngerasa mereka terlalu berlebihan dalam berhubungan. apalagi kalo masih pacaran. contohnya, temen gue yg nangis ngerengek minta advice karena di cuekin pacarnya, hampir diputusin lah. gak sadar apa dikit lagi udah ada challenge besar menanti?
Resiko nya, lo gak bakal bisa nelen sinar gamma beku ditambah ozon tipis diserang clouroflourocarbon. dan hasil akhirnya pasti gak bakalan bagus, remaja zaman skrg (termasuk gue tentunya) membuat sesuatu yg fiksi menjadi hal yg gak bner2 faktual.
Efek super-lebay komik, dulu ada cewek yg bilang ke gue itu. sadar akan sesuatu bahwa orang itu gak pernah bisa nerima 'love feeling' di hatinya. sebab gue ngelupain dia, percuma juga. persepsi orang berbeda2, kalo dia gak mau nerima kedatangan gue. mau digimanain lagi coba?
Sophomore, gue berharap bisa nyelesainnya cuma dalam 3 tahun. harus hebat bikin skripsi tentunya.
Eh, ya. buat semua cewek yg dulu pernah nyakitin perasaan gue, boleh gak gue bacain satu larik puisi yg udah lama ada di Def gue? so, here it goes;
One day I will find you, even when you're not around
Don't say, "We wont last any longer"
Or, "You will find someone better"
It's you and I'm waiting for
So I'll wait for you
Take notes that we'll still have each other
We'll drive away!
With hopes of starting over
I'll send you post card when I get there
Anywhere
Anywhere
Far from you!
I can't let you go if you keep holding my hand~
When Did Men Start Shaving Their Beards?
Menanggapi posting gue kemarin, seorang yg familiar menanyakan ke gue, "Den, kok lo posting soal geek dan ngejek2 gitu sih? lo kan juga begitu kali, pokefan.. liat aja kamar lo. bisa jelasin?"
Dengan gampang, gue jawab, "Gue ngelakuin itu karena gue suka, gue benci, dan gue suka hal itu karena sebatas suka, bukan freak"
Dan, gue bener2 gak tau waktunya kapan, tapi yg pasti setiap gue pangkas rambut. bokap gue pasti ngelakuin hal itu.
Bingung? itu derita lo bukan derita gue.
Dengan gampang, gue jawab, "Gue ngelakuin itu karena gue suka, gue benci, dan gue suka hal itu karena sebatas suka, bukan freak"
Dan, gue bener2 gak tau waktunya kapan, tapi yg pasti setiap gue pangkas rambut. bokap gue pasti ngelakuin hal itu.
Bingung? itu derita lo bukan derita gue.
Selasa, 01 Februari 2011
Never Mind
Salah satu yg bikin gue tertarik cuma orang bertipe (dlm istilah 3 tipe) yaitu geek. gila, maniak, melupakan diri sendiri, gak punya otak (itu juga klo mereka bisa pake), dan gak pernah mau tau apa yg digemarinya itu salah...
...ataupun gak sadar bahwa gue lah yg ngejek mereka.
eh..
"Orang yg mengejek adalah orang yg gak pernah tau arti perbedaan"
tapi gue kan berpendapat
UUD 1945 pasal 28
gak nyalahin, gue masih ber hak-asasi
or, whatever
move on;
Gue, nerd anti geek pro dork. mereka yg anggep hal aneh adalah lelucon, menyalahi ilmu pengetahuan. dan gue bener2 gak tau apa yg sedang dibicarakan sekarang.
HEY! itu bukan kata pengantar karya tulis kawan. atau paling keren. baiklah, tugas b.ind yg udah bikin gue stress dead or alive, ulangan tabus gak dikasih buku panduan belajar atau materi, dan mereka yg menargetkan menayangkan discovery channel 3 jam sehari.
Dari penelitian pakar-pakar sosial (atau boleh bilang; copas from kaskus) => kaskus addict. geek berarti;
Orang yang punya minat luar biasa di dalam bidang tertentu. Tidak harus intelektual. Misalnya tergila-gila pada Star Wars, pemrograman, mobil sport, gadget, dsb. Geek biasanya kurang bisa bergaul dengan orang yang di luar golongannya, tapi gaul banget kalau ada di tengah-tengah sesama geek, misalnya sesama pengguna iPhone dan Blackberry. Seorang geek menghabiskan waktu, energi, dan uang untuk mendukung hobi edan yang dia sukai itu. Misalnya seorang geek yang maniak pemrograman bisa punya lima lemari buku pemrograman, biografi programmer-programmer hebat, dan koleksi compiler dari zaman jebot dikomputernya. Atau geek yang ke mana-mana pake jaket Naruto, rambut Naruto, tas Naruto, nyembah Naruto, rela mati untuk Naruto, dsb.
Jadi, gue tau skrg gue bergaul dgn para geek pembuat lelucon itu (maaf gue bukan geek). menjadi 1 komunitas berbanding 176 derajat lebih membujur kebarat arah mean time, atau lebih gampang terbunuh secara sadis.
D LOL
inget kenangan kecil, dan semua ex-girlfriend gue adalah para geek. perbedaan kultural membuat mereka gak pernah tau arti sosial sesungguhnya. gue juga tau gue gak pernah bisa bergaul dgn geek, itulah yg penyebab gue terlalu cepat mengakhiri hubungan. dari pernyataan diatas, adalah benar adanya dan gak di rekayasa, gue gak bermaksud buat ngakak. tapi gue cuma sebel aja ngeliat orang melakukan sesuatu yg gak sepenuhnya menguntungkan tanpa sebab alasan yg faktual.
Akhirnya, orang gak pernah bisa luput dari rasa penasarannya. mengandalkan feeling sebagai seorang manusia beradab, gue gak nyangka bakal nulis posting kayak gini. pengejekan berlebihan (kalo lo ngerasa, fine.. fuck me) dari seorang remaja setinggi 163 cm, gue menghargai dan membenci pendapat lo soal sesuatu tingkah freak.
..insyaf dari geek, gue gak mau terpengaruh semua hal yg bikin gue melupakan sebuah arti dalam diri seorang mahkluk yg penciptaan nya paling sempurna. lebih mudah, gue tetep bukan geek.
"Gue suka sesuatu yg gue suka, menghabiskan 20 jam waktu buat twitteran sehari, bahkan saat sedang melakukan dreamworks"
I AM A 26 ATTACKER!
...ataupun gak sadar bahwa gue lah yg ngejek mereka.
eh..
"Orang yg mengejek adalah orang yg gak pernah tau arti perbedaan"
tapi gue kan berpendapat
UUD 1945 pasal 28
gak nyalahin, gue masih ber hak-asasi
or, whatever
move on;
Gue, nerd anti geek pro dork. mereka yg anggep hal aneh adalah lelucon, menyalahi ilmu pengetahuan. dan gue bener2 gak tau apa yg sedang dibicarakan sekarang.
HEY! itu bukan kata pengantar karya tulis kawan. atau paling keren. baiklah, tugas b.ind yg udah bikin gue stress dead or alive, ulangan tabus gak dikasih buku panduan belajar atau materi, dan mereka yg menargetkan menayangkan discovery channel 3 jam sehari.
Dari penelitian pakar-pakar sosial (atau boleh bilang; copas from kaskus) => kaskus addict. geek berarti;
Orang yang punya minat luar biasa di dalam bidang tertentu. Tidak harus intelektual. Misalnya tergila-gila pada Star Wars, pemrograman, mobil sport, gadget, dsb. Geek biasanya kurang bisa bergaul dengan orang yang di luar golongannya, tapi gaul banget kalau ada di tengah-tengah sesama geek, misalnya sesama pengguna iPhone dan Blackberry. Seorang geek menghabiskan waktu, energi, dan uang untuk mendukung hobi edan yang dia sukai itu. Misalnya seorang geek yang maniak pemrograman bisa punya lima lemari buku pemrograman, biografi programmer-programmer hebat, dan koleksi compiler dari zaman jebot dikomputernya. Atau geek yang ke mana-mana pake jaket Naruto, rambut Naruto, tas Naruto, nyembah Naruto, rela mati untuk Naruto, dsb.
Jadi, gue tau skrg gue bergaul dgn para geek pembuat lelucon itu (maaf gue bukan geek). menjadi 1 komunitas berbanding 176 derajat lebih membujur kebarat arah mean time, atau lebih gampang terbunuh secara sadis.
D LOL
inget kenangan kecil, dan semua ex-girlfriend gue adalah para geek. perbedaan kultural membuat mereka gak pernah tau arti sosial sesungguhnya. gue juga tau gue gak pernah bisa bergaul dgn geek, itulah yg penyebab gue terlalu cepat mengakhiri hubungan. dari pernyataan diatas, adalah benar adanya dan gak di rekayasa, gue gak bermaksud buat ngakak. tapi gue cuma sebel aja ngeliat orang melakukan sesuatu yg gak sepenuhnya menguntungkan tanpa sebab alasan yg faktual.
Akhirnya, orang gak pernah bisa luput dari rasa penasarannya. mengandalkan feeling sebagai seorang manusia beradab, gue gak nyangka bakal nulis posting kayak gini. pengejekan berlebihan (kalo lo ngerasa, fine.. fuck me) dari seorang remaja setinggi 163 cm, gue menghargai dan membenci pendapat lo soal sesuatu tingkah freak.
..insyaf dari geek, gue gak mau terpengaruh semua hal yg bikin gue melupakan sebuah arti dalam diri seorang mahkluk yg penciptaan nya paling sempurna. lebih mudah, gue tetep bukan geek.
"Gue suka sesuatu yg gue suka, menghabiskan 20 jam waktu buat twitteran sehari, bahkan saat sedang melakukan dreamworks"
I AM A 26 ATTACKER!
Langganan:
Postingan (Atom)
Blogger Statistic
Label
- --Saikoo Experience-- (37)
- Awesome Things (48)
- Cerita (18)
- My Fanfic (16)
- My Info (27)
- My Lyrics (10)
- My Poem (8)
- Nyolot :D (22)
- Something (3)
Blog Teman
Re-Writeless
Meaningless article, but useful in the future
Hell Crew
About Me
- Deny Saputra
- A player of world, nerd, disguiser, and a scholar of SMAN 12 Jakarta. For further information: denyjfp@gmail.com


